Mengurangi porsi daging olahan dapat cegah penyakit kardiovaskular

Mengurangi porsi daging olahan dapat cegah penyakit kardiovaskular

Menurut studi terbaru yang dilakukan oleh para peneliti, mengurangi porsi daging olahan dalam pola makan dapat membantu mencegah penyakit kardiovaskular. Daging olahan seperti sosis, ham, bacon, dan nugget telah lama diketahui memiliki kandungan lemak jenuh dan garam yang tinggi, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal European Heart Journal ini menemukan bahwa mengonsumsi daging olahan secara berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular hingga 72%. Oleh karena itu, para ahli kesehatan merekomendasikan untuk mengurangi porsi daging olahan dalam pola makan sehari-hari.

Sebagai gantinya, disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak sumber protein nabati seperti kacang-kacangan, tahu, tempe, dan biji-bijian. Selain itu, konsumsi ikan yang kaya akan asam lemak omega-3 juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Selain itu, penting juga untuk memperhatikan cara pengolahan daging yang tepat. Hindari mengolah daging dengan cara digoreng atau dipanggang dalam minyak berlebihan, karena hal ini dapat meningkatkan kandungan lemak jenuh dalam daging. Lebih baik memilih cara memasak seperti direbus, dikukus, atau dipanggang tanpa minyak.

Dengan mengurangi porsi daging olahan dan memperhatikan cara pengolahan daging yang tepat, kita dapat membantu mencegah penyakit kardiovaskular dan menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Mulailah untuk mengubah pola makan Anda sekarang juga demi kesehatan yang lebih baik.